nurwindia’s Blog

DISIPLIN BAGI ANAK USIA DINI

Posted on: Januari 21, 2009

Disiplin adalah perilaku nilai yang bisa dilakukan secara paksa dan bisa dilakukan dengan sukarela. Untuk anak usia dini, bentuk disiplin harus dilaksanakan secara sukarela dan melalui bermain. Guru, masyarakat dan orangtua adalah faktor-faktor adalah faktor-faktor yang paling berpengaruh untuk mendisiplinkan anak. Disiplin selalu berkaitan dengan moral. Sedangkan moral adalah nilai yang disetujui oleh masyarakat. Nilai-nilai tersebut membutuhkan waktu yang sangat panjang untuk dijadikan sebagai suatu disiplin.

Perlunya Disiplin Bagi Anak

  1. Menanamkan nilai yang positif. Bahwa setiap anak yang memiliki moral yang positif, pasti akan diterima oleh masyarakat banyak.
  2. Ketika kita menanamkan perilaku disiplin, bahwa sebenarnya kita sedang menanamkan rasa aman pada anak.
  3. Perlunya disiplin adalah untuk menghindari perasaan bersalah dan malu akibat perilaku yang tidak cocok.
  4. Disiplin (perilaku yang baik) akan mendatangkan pujian.
  5. Memotivasi anak untuk melakukan apa yang diharapkan di lingkungan.
  6. Disiplin penting untuk mengembangkan pribadi agar bisa mengambil keputusan-keputusan yang berlaku di lingkungannya.

Perbedaan Kebutuhan Disiplin pada Anak

  1. Faktor usia
  2. Perbedaan sikap dan kepribadian anak
  3. Tergantung pada jumlah atau besarnya keluarga di rumah
  4. Kebutuhan disiplin ditentukan oleh waktu dalam kegiatan harian

Unsur-Unsur Disiplin

1. Aturan-aturan sebagai pedoman perilaku, biasanya berupa;

·         Pernyataan

·         Bentuk yang dideskripsikan sesuai waktu

·         Batasan-batasan tentang benar dan salah

·         Nilai-nilai yang dianut oleh orangtua

·         Pedoman yang berkaitan dengan tanggung jawab 

2. Aturan itu mempunyai fungsi nilai pendidikan untuk berperilaku baik

    sesuai kelompok dan pengekangan perilaku yang jelek

3. Aturan-aturan yang baik yaitu ;

·         Aturan yang dapat dipertanggungjawabkan dan beralasan

·         Aturan itu harus disepakati

·         Aturan itu harus dideskripsikan secara rinci dan jelas

·         Aturan itu harus memiliki batas waktu

·         Aturan itu harus konsisten / taat azas

Punishment

Hukuman mempunyai fungsi :

  • Mendidik
  • Menghalangi perbuatan yang tidak sesuai dengan standard
  • Memberi motivasi kepada anak untuk menghindari perilaku yang tidak disukai / tidak diterima oleh masyarakat

Reward

Hadiah mempunyai fungsi :

  • Memberi pendidikan mengenai nilai-nilai
  • Memperkuat perilaku yang benar
  • Memberi motivasi agar mengulang perbuatan yang baik

 

Cara Menanamkan Disiplin

Otoriter

  • Orangtua yang memberi tindakan cepat, tetapi tidak responsif bagi anak-anak, karena orangtua cenderung penuh kontrol
  • Selalu mengevaluasi sikap dan perilaku anak dengan standar yang tinggi
  • Menyiapkan tempat yang baik untuk anak lebih karena kekhawatiran

Positif :

  • Menggunakan kata-kata verbal yang mendukung

Negatif :

  •  Tidak memiliki kompetensi sosial
  •  Inisiatif yang rendah
  •  Hasil pekerjaan rendah
  •  Cenderung memiliki self esteem yang rendah

Permisif

  • Memberikan aturan-aturan berperilaku yang dipergunakan untuk membuat keputusan manakala memungkinkan
  • Memberikan aturan-aturan yang longgar (makan, menonton tv, tidur, dll)
  •  Mempergunakan standar kematangan perilaku atas dasar apa yang bisa dilakukan walaupun diluar batas kemampuan
  •  Memberikan control dan punishment yang sedikit

Positif :

  • Memberi toleran yang banyak

Negatif :

  • Anak menjadi sulit diatur
  • Anak yang menggantungkan / berlindung pada orangtua

Autoritatif

  • Orangtua menjelaskan harapan-harapan
  • Orangtua menyampaikan aturan dan sanksi
  • Orangtua mendorong anak untuk menemukan pribadinya
  • Orangtua mendengarkan pandangan-pandangan anak dan menyampaikan juga pandangan-pandangan mereka
  • Menyusun aturan bersama (orangtua dan anak) yang setiap saat dapat diperbaiki

Positif :

  • Orangtua yang selalu menempatkan kebutuhan dan tanggung jawab

Ketiga cara tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :

  • Kebiasaan orangtua
  • Kesepakatan masyarakat
  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Status sosial ekonomi
  • Konsep dan peran orangtua

2 Tanggapan to "DISIPLIN BAGI ANAK USIA DINI"

wahh susah jg ya ngajarin ank bwt disiplin..

dulu aj sy g disiplin (pe skr jg g disiplin jg si😛 ) gmn ya tkt kena karma,

moga aj dpt ank yg baek & soleh
(istrinya jg baek & soleh-ah :-P)

hehe😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Mr sabar: hehe :-D
  • Mr sabar: wahh susah jg ya ngajarin ank bwt disiplin.. dulu aj sy g disiplin (pe skr jg g disiplin jg si :-P ) gmn ya tkt kena karma, moga aj dpt ank yg
  • agnesa: Thank so much.. saya harap kita bisa sharing tentang ini.. saya baru belajar membuat tulisan.. semoga dapat bermanfaat... :-)

Kategori

Arsip

%d blogger menyukai ini: